PDFPrintE-mail

SMAN 2 KOTA BIMA DUTA NTB di Olimpiade O2SN 2013

Last Updated on Wednesday, 21 August 2013 01:09 Written by admin Wednesday, 21 August 2013 01:05

Lagi-lagi, SMAN 2 Kota Bima kembali mengukir prestasi gemilang, diajang olimpiade olahraga siswa (o2sp) tingkat provinsi NTB yang digelar di mataram beberapa hari yang lalu, 3 siswa SMAN 2 Kota  Bima meraih 3 medali emas di cabang atletik lari provinsi NTB yang digelar di 100 meter dan pencak silat. keberhasilan ini adalah yang kesekian kalinya diraih SMAN 2 kota bima

SMAN 2 Kota Bima mengirimkan 5 atlit yang berlaga di O2SN  tingkat provinsi  NTB, kelima-limanya masuk nominasi dibabak final, dan 3 orang berhasil menggondol 3 medali emas setlah mengalahkan atlit lain dari 10 kabupaten/kota se NTB, atlit SMAN 2 Kota Bima yang berhasil meraih medali emas dicabang lari 100 meter adalah M.Qurais dan Dyan Anggriani, sementara dicabang pencak silat adalah Nursyah Rani, ketiganya masuk nominasi juara umum pada ajang O2SN tingkat provinsi dalam ajang olimpiade olahraga tingkat nasional di samarinda kalimantan timur, yang digelar 28 juni mendatang.

Jelang keberangkatan mereka akan dikarantina selama 3 hari di mataram, dan akan dilepas secara resmi oleh gubernur NTB. Kepala SMAN 2 Kota Bima, Drs. H. Syahbuddin, saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan yang diraih dan siswinya. menurutnya, keberhasilan itu tidak diraih begitu saja, melainkan melalui perjuangan dan hasil kerja keras para Guru dan siswa terutama dukungan dan motivasi Walikota dan Wakil Walikota Bima, yang selama ini memberikan kontribusi nyata untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Bima.

H.Syahbuddin juga menjelaskan,  bahwa potensi siswa bukan saja dalam bidang IPM. tapi seni dan olahraga juga turut membentuk putri-putra bangsa ini mampu meraih prestasi yang membanggakan. semua ini tidak terlepas juga dari motto SMAN 2 Kota Bima, yaitu "Tidak ada istilah Tidak berprestasi , dan Berprestasi itu harus sukses". Ia juga menyampaikan, bahwa bentuk motivasi yang berikan kepada siswa dan siswi berprestasi, akan dibebaskan dari segala biaya selama menjalani biaya pendidikan di SMAN 2. H. Syahbuddin  juga jangan pernah puas dengan apa diraih hari ini, teruslah memacu semangatnya dalam mengembangkan bakat dan kemampuan berprestasi, demi mengharumkan Kota Bima tercinta dikancah nasional maupun internasional, harap H. Syahbuddin. (Lensa Pos edisi: senin-rabu, 17-19 Juni 2013)

 

PDFPrintE-mail

Guru dan Ramalan McKinsey

Written by admin Tuesday, 19 March 2013 21:31

Oleh : Ibnu Hamad

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud

Dari dua minggu terakhir September 2012 hingga minggu pertama Oktober 2012, ramalan McKinsey & Co banyak menghiasi media massa di tanah air. Maklumlah, dalam laporannya bertajuk The Archipelago Economy: Unleashing Indonesia's Potential, McKinsey menyebutkan pada tahun 2030 ekonomi Indonesia akan menempati posisi ke-7 Ekonomi Dunia mengalahkan Jerman dan Inggris.

Menurut McKinsey, terdapat sejumlah indikasi Indonesia menjadi negara besar. Untuk 2012 ini, skala ekonomi Indonesia menempati posisi 16 besar dunia dengan pertumbuhan yang relatif stabil, yaitu sekitar 6,5% setiap tahun. Indonesia juga mampu melewati masa krisis ekonomi yang melanda dunia. Indikasi lainnya, Indonesia mampu meningkatkan jumlah investasi asing dalam beberapa tahun terakhir, sebagai misal US$ 20 miliar pada tahun 2011 dan proyeksi sebesar US$ 28 miliar untuk tahun 2012.

Pada tahun 2030 itu perekonomian Indonesia akan ditopang oleh empat sektor utama yaitu bidang jasa, pertanian dan perikanan, serta sumber daya alam. Ekonomi Indonesia juga akan terus tumbuh dengan didorong oleh kekuatan regional. Dalam 15 tahun ke depan, 1,8 miliar orang kelas konsumsi di dunia sebagian besar akan berada di Asia.

Read more...

 

PDFPrintE-mail

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Written by admin Tuesday, 19 March 2013 10:45

Ujian Nasional sebentar lagi dilaksanakan dan selanjutnya adalah menentukan langkah selanjutnya. Bagi kalian yang ingin meneruskan pendidikan masuk ke perguruan tinggi tentunya harus sudah menyiapkan jurusan apa yang akan diambil nanti. Beberapa anak  suka mengalami kendala dalam memutuskan utuk memilih perguruan tinggi mana dan memilih jurusan kuliah apa karena sebagian anak belum mengetahui bakat dan minatnya sendiri.

Tak sedikit anak yang memilih jurusan kuliah atas dasar ikut-ikutan temannya yang sudah kuliah, karena dorongan dan paksaan orang tua dan juga karena mengikuti pacar. Yang perlu kalian tau jika memilih jurusan kuliah tidak sesuai dengan kepribadian, bakat, minat serta potensi diri kita sendiri akan menimbulkan beberapa masalah dalam proses study. Salah memilih jurusan kuliah punya dampak yang signifikan terhadap kehidupan di masa mendatang, kira-kira apa dampak salah memilih jurusan kuliah? Ada yang tau?

Berikut Dampak Salah Memilih Jurusan Kuliah

1.      Problem Psikologis

Mempelajari sesuatu yang tidak sesuai minat, bakat dan kemampuan, merupakan pekerjaan yang sangat tidak menyenangkan, apalagi kalau itu bukan kemauan / pilihan anak, tapi desakan orang tua. Belajar karena terpaksa itu akan sulit dicerna otak karena sudah ada blocking emosi. Kesal, marah, sebal, sedih, itu semua sudah memblokir efektivitas kerja otak dan menghambat motivasi. Memilih jurusan kuliah sesuai dengan saran teman atau trend, padahal tidak sesuai dengan minat diri juga punya dampak psikologis, yakni menurunnya daya tahan terhadap tekanan, konsentrasi dan menurunnya daya juang. Apalagi kalau pelajaran kian sulit, masalah semakin bertambah, bisa menyebabkan kuliah terancam terhenti di tengah jalan.

Read more...

   

PDFPrintE-mail

UN 2013 Tetap Digelar, 20 Variasi Soal Disiapkan

Written by admin Sunday, 14 October 2012 21:45

Jakarta — Pemerintah tetap berencana menyelenggarakan Ujian Nasional tahun depan. Sejumlah perubahan dilakukan, salah satunya 20 variasi soal, berbeda dengan UN tahun 2012 yang memiliki lima variasi soal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, secara legal yuridis pelaksanaan UN ada dasar undang-undang dan peraturan pemerintahnya. Kemudian dari sisi akademik sampai bentuk soal pilihan ganda juga ada dasarnya. “Insya Allah tahun depan UN tetap dilakukan, tetapi ada beberapa perubahan,” katanya saat memberikan keterangan pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (11/10).

Jika pada tahun ini hanya ada lima macam variasi soal untuk 20 peserta didik dalam satu kelas, maka pada tahun depan disiapkan 20 macam variasi soal. “Setiap peserta didik dalam satu kelas akan mengerjakan soal yang berbeda semua. Ini yang diuji kemampuan perseorangan, bukan kolektif. Kita ingin tingkatkan kekhusyukan peserta,” katanya.

Adapun terkait standar kelulusan, Mendikbud mengatakan, ada kemungkinan untuk meningkatkan dari 5,5 menjadi 6. Alternatif lainnya, standar nilainya tetap 5,5 tetapi derajat kesulitan soal ditingkatkan.  Pada tahun ini proporsi tingkat kesulitan soal adalah 10 persen mudah, 80 persen sedang, dan 10 persen sukar. Formulasi pada tahun depan kemungkinan menjadi 10 persen mudah, 70 persen sedang, dan 20 persen sukar. “Masih belum, akan kami matangkan bersama dengan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Pemikiran untuk meningkatkan ada, dengan kemungkinan tingkat kesulitan,” katanya.

Mendikbud menambahkan, seleksi penerimaan calon mahasiswa baru pada tahun depan dibagi menjadi tiga jalur. Sebanyak 50 persen akan menggunakan jalur undangan, 30 persen jalur ujian tertulis, dan 20 persen jalur mandiri. Mendikbud menyebutkan, nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa IPB yang diterima melalui jalur undangan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan.  “Melalui jalur undangan,  yang dipakai untuk menentukan kelulusan adalah nilai UN dan rapor.”

Ketua BSNP Muhammad Aman Wirakartakusumah mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan kisi-kisi soal UN dan diharapkan selesai pada November mendatang. Menurut dia, kisi-kisi soal UN tidak jauh berbeda dengan kisi-kisi soal tahun ini karena kisi-kisi tersebut dikembangkan dari standar isi. "Kisi-kisi hanya bersifat lebih operasional. Bank dari kisi-kisi sudah ada," katanya. (PIH)

 

PDFPrintE-mail

RUMAH BELAJAR UNTUK SEMUA

Last Updated on Sunday, 14 October 2012 21:42 Written by admin Sunday, 14 October 2012 21:36

BTKP. Sumber relleasse  laflet Pustekkom Kemdikbud. Portal Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran resmi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan,  dan ini  merupakan salah satu situs e-pembelajaran bagi dunia guru dan siswa untuk semua jenjang dalam satuan pendidikan, semua user bisa berkunjung ke alamat URL http://kemdikbud.go.id. Portal rumah belajar menyediakan berbagai bahan belajar serta fasilitas komunikasi dan interaksi antara komunitas pendidikan.Portal ini berisi bahan belajar untuk guru, bahan belajar siswa, wahana aktifitas dan komunitas atau forum, bank soal dan katalog media pembelajaran. Portal rumah belajar diharapkan  menjadi komunitas, dengan pengisian konten dan aktiftas dari dan untuk komunitas belajar, sedangkan Kemdikbud yang dalam hal ini Pustekkom sebagai inisiator, fasilitator dan regulator.

Portal rumah belajar dikembangkan untuk menfasilitasi sebagi kebutuhan siswa  dan guru SD/MI, SMP/M.Ts, SMA/MA/SMK. Kebutuhan tersebut antara lain; tersedianya berbagai bahan belajar berbasis web untuk pendidikan, terjadinya komunikasi dan kolaborasi antar komunitas pendidikan dan terbentuknya budaya belajar dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi  (TIK) untuk pendidikan.

Layanan portal rumah belajar; menyediakan berbagai materi pengetahuan, memberikan ruang untuk saling berkomunikasi dan berbagai pengalaman secara firtual. Layanan ini memberikan alternatif media pendidikan yang sesuai dengan kondisi budaya dan lingkungan pendidikan di Indonesia. Keragaman materi belajar, model interaksi belajar dan kemasan konten yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dengan kata lain " Portal rumah belajar hadir dari dan untuk kita semua" dan motto " Belajar Untuk Semua"

   

Page 1 of 2

<< Start < Prev 1 2 Next > End >>